June 20, 2011

Coffee (again)

Kali ini review saya tentang espresso, kopi paling keras yang disajikan dalam ukuran mini sekitar 30 ml dan masih ada ampasnya. Tanpa rasa apapun kecuali pahit.



Next is caffe latte, salah satu kopi turunan espresso dicampur susu dan biasanya disajikan dengan latte yang dibentuk model hati atau daun. Kali ini saya beruntung dapat bentuk ...ahaaaay .




June 17, 2011

Ayam Kuluyuk Bertabur Brokoli ^_^






Description:
Modifikasi ayam kuluyuk pakai brokoli karena pemalasan aja sih masak sayur :)

Ingredients:
Bahan ayam :
Fillet ayam potong kecil sesuai selera
Buat adonan tepung terigu + garam + lada halus

Bahan untuk saos :
Bawang bombay iris tipis
Bawang putih iris tipis
Cabe merah
Saos tomat
Garam
Gula pasir
Lada
Air
Tepung maizena dilarutkan dengan sedikit air



Directions:
Masukan fillet ayam ke dalam adonan terigu dan goreng sampai kecoklatan dan pisahkan

Untuk bumbu saos :
Tumis bawang putih + bawang bombay + cabe merah sampai harum
Masukan saos tomat + garam + lada + gula pasir
Aduk sambil tambahkan sedikit air
Masukan ayam
Tambahkan sedikit maizena yang sudah dilarutkan
Terakhir masukan brokoli dan masak hingga matang (jangan terlalu lama)

Jadi deh...ayam kuluyuk bertabur brokoli ^_^

June 10, 2011

Just a little note....

" I wanna meet my soulmate"

An angel with bright wing suddenly come to a guy

" Why me ? I think you've picked a wrong person"

" No...you are my soulmate" she repeat it

" But why...I'm not even an angel"

"Yes you are...you just forget...let me remind you that you are an angel"

Then she touch the guy's shoulder....a pair of wing start to spread from his back

The angel softly whisper to the guy "I know you're an angel since the first time I met you...all you have to do is believe....my soulmate"







June 05, 2011

Coffee addict.... ^_^

Yep kegemaran ngopi ini sudah saya tekuni sejak kuliah dulu . Seringnya sih kopi 3in1 dan kalaupun kopi hitam itu biasanya yang tanpa ampas, karena terus terang lidah ini belum ramah sama kopi tubruk, biarpun sering bawa kopi sebagai oleh2 buat orang di rumah sehabis dinas luar kota. Selama disini pun kebiasaan itu tetap dilakukan dan sekarang diselingi sama hot choc, susu jahe, teh susu atau apapun itu sebagai teman saat harus berjuang menyelesaikan tugas-tugas yang praktis merenggut kehidupan sosial ku hi..hi..

Paling tidak ada beberapa tempat yang sudah saya datangi untuk ngopi dan "ngemil" croissant...*aaah I always like this bread with butter on it * sekedar untuk melepas penat atau mencari pelampiasan lain kalau hasrat berbelanja sudah mulai datang ha..ha...

Cappuccino plus croissant di Indooroopilly Shopping Center yang sudah jadi rumah kedua saya karena tempatnya relatif dekat dan bis nya pun gampang he...he..


Kalau yang ini Americano (long black) tetap plus croissant, di salah satu tempat minum kopi di city..... tempatnya cozy di pinggir jalan jadi bisa sambil lihat-lihat dan sangat senang dengan mbak yang melayani penjualnya dengan ramah sekali ^_^, cuma sepertinya kurang luas, cuma ada beberapa bangku yang mirip bangku sekolah hi..hi.. untungnya masih dpt tempat duduk di sofa yang bikin lupa berdiri *halah* :)


Soal rasa sama-sama enak ...maklum ini lidah cuma kenal dua rasa "enak dan enak banget" ha..ha..ha...

Next destination (as agreed) will be Gloria Jean's Coffee.... shall we ???




May 26, 2011

....dan tersenyumlah pada dunia....

Ketika baru lulus kuliah dulu, sebenarnya saya sudah ditawari untuk menikah, namun saat itu saya tolak dengan tegas dengan alasan mau bekerja dulu, mencoba mempersebahkan sedikit bakti pada orang tua. Dua tahun kemudian, dating kembali tawaran yang sama, dan kebetulan saya pun sdh merencanakan menikah. Dia seorang pemuda biasa sedang saya sedang dalam semangat keislaman yang tinggi hingga saya mensyaratkan dia harus bisa mengaji yang kemudian di tolaknya. Bukan masalah, toh saya masih muda baru 24 tahun. Menjelang 25 datang lagi tawaran dan kali sesuai dengan yg saya inginkan tp harus putus ditengah jalan karena sebab yang lain. Setelah itu tawaran tetap datang silih berganti yang juga putus ditengah jalan karena berbagai alasan salah satunya yg bikin saya menyesal yakni dia menginginkan saya mendahulukan kepentingan keluarga. Saya yang mengangap itu larangan kembali menolaknya. Dan ini yang paling membuat saya menyesal. Setelah itu sampai sekarang tidak ada satupun tawaran yang datang pada saya, andai adapun mereka lah yg menolak saya. Saya menjadi tau bagaimana rasanya ditolak.

May 20, 2011

Ramah-ramah kampung :)

Mungkin itu istilah yang cocok dipakai untuk menggambarkan sifat orang-orang local yang saya temui selama 4 bulan tinggal di Brisbane, tepatnya di St. Lucia. Seperti pagi ini, saya tiba-tiba disapa seorang grandpa dengan “good morning” plus senyuman ^_^, atau seorang biker yang tiba-tiba turun dan bilang “you should hail the bus” waktu melihat bus yang melewati saya, padahal itu bus express yang gak berhenti di setiap bus stop he...he..., atau betapa seringnya kata “sorry” dipakai disini, gak peduli siapa yang salah. Saya pun mulai membiasakan diri untuk sekedar bilang “hello” waktu naik bus dan bilang “thank you” saat turun.  O ya satu lagi, bisa dibilang hampir semua kasir disini akan bilang “how you going” untuk sekadar menyapa pelanggannya.
Saya pun mulai membandingkan dengan di Indonesia. Hmmm…. Paling tidak saya masih merasakan keramahan yang sama kalau saya pergi keluar kota, dimana penduduknya masih mengenal istilah sapa-menyapa. Sebenarnya di Jakarta pun saya masih melihat keakraban diantara penduduknya.

May 18, 2011

Worrying too much gets you nowhere....

Jadi mau nulis tentang ini setelah baca salah satu twit Mbak Trinity si penulis buku Naked Traveler. Meskipun ditulis oleh seorang traveler, bukan berarti  ini hanya berlaku untuk hal-hal yang berhubungan dengan urusan plesiran, tapi juga untuk urusan hati dan masa depan, halah bahasanya ^_^
Yupz… at least itu saya dapat dari pergaulan dengan beberapa teman yang kadang merasa susah untuk melangkah ke tingkatan lebih serius dalam hubungannya.  Ada yang bilang gimana ke depannya. Jawab saya (dalam hati tentunya) siapa yang tau masa depan.  Bukankah cuma Dia yang tau tentang itu. Jangankan untuk masa depan, untuk satu jam ke depan aja kita gak punya cukup pengetahuan tentang itu.
Ada juga yang bilang masih ada perbedaan. Lho....bukankah kembar pun gak ada yang identik. Bukankah Dia menciptakan semua dengan keunikan masing-masing. Jadi masih menurut saya pribadi, bukankah lebih penting bagaimana mengkompromikan perbedaan itu dan menciptakan beauty in diversity...halah opo meneh iki